Menghadiri acara penurunan bendera di istana Merdeka.
Rasanya sih lelah juga 2 tahun terakhir mendapat jatah penurunan bendera, tapi apa daya untuk acara paginya sudah dibooked oleh sesepuh keluarga.
Duduk di section BB (sebelah kanan teras istana) jadinya AL dan AD tidak terliput.
Yang berubah sejak era Megawati adalah biasanya pembawa bendera selalu didampingi pembawa bendera pusaka (bendera pertama yang dikibarkan saat proklamasi), tapi mungkin sekarang pengkultusan tersebut dihindarkan.
Yang pasti koordinasi EOnya kacau balau sejak era Megawati, kasihan banyak veteran angkatan 45 yang sudah sepuh harus berjalan jauh dan undangan yang harusnya untuk ber 2, ternyata yang masuk boleh bawa 1 RT, walhasil banyak yang tidak kebagian tempat duduk.
Yang juga berubah sejak era Megawati, yakni untuk keturunan Pahlawan Revolusi tidak ada lagi fasilitas makan malam sesudah upacara dan section tempat duduk, tidak lagi di teras istana (section AA dan A).
Plus/minus memang...
Dulu pemerintahannya kacau, tapi sangat menghargai pahlawan revolusi dan acara selalu berlangsung khidmat dan tertib, namun semarak dan berkesan, sekarang pemerintahan sudah membaik, tapi acara resmi tahunan ini, 2 tahun terakhir terasa biasa saja, apalagi saat selesai acara, semua undangan kalap berebutan snack box/souvenir di counter2 sponsor yang tersedia di samping halaman Istana, seperti pasar malam saja dan kemudian pastinya .... sampah2 berserakan.
Drumband SD. Besuki Menteng
Drumband SD. Besuki Menteng
|